kutipan dari serat wedhatama
karya KGPAA Mangkunegara IV
TRI PRAKORO LAKUNING SATRIO
berarti
tiga hal perilaku untuk seorang satria
1. LILO LAMUN KELANGAN, NORA GEGETUN
rela meskipun kehilangan, dan tak pernah di sesali,
dalam suatu ajaran jawa telahpun banyak diajarkan
bahwa semua ke-aku-an sejatinya adalah milik Allah
maka ketika Allah mengambil kembali miliknya, seorang satria merelakanya.
2. TRIMO YEN KETAMAN SAKSERIK SAMENG DUMADI
menerima kenyataan ketika mendapat ejekan ataupun hinaan dari orang lain
tidak sakit hati dan lapang dada
tidak ada dendam dan selalu bersabar hati
3. LEGOWO NELONGSO, SRAH ING BATHARA
rela meski dalam keadaan terburuk sekalipun
semua hanya dipasrahkan kepada yang kuasa saja
segala yang terjadi adalah kehendakNYA dan dalam perencanaanNYA
manusia hanya sekedar menjalani, sedang jalan dan alur cerita telahpun dituliskan
---ooo000ooo---
NB: tidak ada tujuan lain dari tulisan ini, kecuali mengajak pembaca untuk menjadi pribadi yang baik dan berbudi pekerti luhur
ULAR-ULAR 01
MELU GRUBYUK ORA NGERTI REMBUG
Unen-unen jawa yang menerangkan dimana seseorang yang ikut campur dalam permasalahan atau dalam kepentingan orang lain tanpa tau duduk perkara dan persoalanya.
entah itu berdalih solidaritas, setia kawan atau apapun.
keadaan seperti ini kadang membuat kita terjerumus pada tindakan-tindakan salah.
tak pernah memperhitungkan dalam posisi benar atau salah.
# ojo ditiru
---ooo000ooo---
NB: tidak ada tujuan lain dengan tulisan ini, selain mengajak pembaca untuk menjadi pribadi yang baik dan berbudi pekerti luhur
Unen-unen jawa yang menerangkan dimana seseorang yang ikut campur dalam permasalahan atau dalam kepentingan orang lain tanpa tau duduk perkara dan persoalanya.
entah itu berdalih solidaritas, setia kawan atau apapun.
keadaan seperti ini kadang membuat kita terjerumus pada tindakan-tindakan salah.
tak pernah memperhitungkan dalam posisi benar atau salah.
# ojo ditiru
---ooo000ooo---
NB: tidak ada tujuan lain dengan tulisan ini, selain mengajak pembaca untuk menjadi pribadi yang baik dan berbudi pekerti luhur
NAN PIE HO JIEN
NAN PIE HO JIEN
artinya
NAN = Selatan,
PEI = Utara,
HO = Kera,
JIEN = Jurus / Kung – Fu.
Maksudnya adalah Perguruan ini mengajarkan Kung-Fu Jurus Kera (gerakanya menyerupai kera) yang mengkombinasikan Tinju Selatan dan Tendangan Utara sebagai kiblat gayanya.
* TINJU SELATAN
maksudnya adalah Gaya Silat dari Daerah PROPINSI HOKKIAN (tiongkok bagian selatan) yang mengutamakan permainan tangan, bantingan , main bawah.
Hal ini terjadi karena pada umumnya penduduk didaerah Hokkian hidupnya didataran rendah dan bekerja sebagai petani atau nelayan, yang lebih mengutamakan fungsi tangan daripada kakinya,
biasanya Jago – jago Kung-Fu dari daerah ini mempunyai TANGAN YANG KERAS dan KUDA – KUDA KAKI YANG KOKOH
* TENDANGAN UTARA
maksudnya adalah gaya silat dari PROPINSI SHANTUNG (tiongkok bagian utara) yang gaya silatnya mengutamakan tendangan tinggi dengan loncatan-loncatan lincah, yang menjadi kebalikan dari gaya Selatan, sebab penduduk di SHANTUNG hidup di dataran tinggi dan pegunungan-pegunungan,
praktisi kungfu di daerah SHANTUNG ini biasanya memiliki jurus-jurus dengan TENDANGAN TINGGI dan LINCAH.
MAWAR MERAH IKS.PI
MAWAR MERAH adalah simbol CINTA dan KEDAMAIAN atau bisa diartikan tanda HORMAT
tumbuhkan jiwa-jiwa IKS.PI yang penuh cinta
jadilah manusia yang
mencintai sesama,
menebar kedamaian,
menghormati orang lain.
ARTI LAMBANG BADGE IKSPI
'' LAMBANG BERBENTUK PERISAI ''
Melambangkan
bahwa ilmu yang diajarkan di Perguruan IKS.PI Kera Sakti bukan untuk sewenang-wenang, hanya
digunakan untuk melindungi diri (Tameng)
'' GAMBAR PERISAI 3 TINGKATAN''
Melambangkan tingkatan yang diajarkan terbagi menjadi tiga tingkatan
yaitu :
#Tingkat I warga (sabuk biru),
#Tingkat II/ Pendekar (Sabuk Merah),
#Tingkat III/Dewan Guru (Sabuk Merah Strip Kuning Emas)
'' GAMBAR MANUSIA DI BAYANGI KERA ''
Melambangkan
bahwa Pelajaran Beladiri yang diajarkan kepada semua Anggota Perguruan
IKS PI Kera Sakti adalah menggunakan jurus atau Gerakan Silat Aliran
Kera
"MANUSIA DI DEPAN, KERA DI BELAKANG"
Gambar ini mengisyaratkan bahwa ajaran IKS.PI mengajarkan agar dalam hidup bermasyarakat sebaiknya mengedepankan kemanusiaanya, bukan menonjolkan hewaninya
'' HURUP Q ''
Melambangkan kekuatan Rohani/QONTAK (TenagaDalam)
'' WARNA MERAH ''
Melambangkan keberanian
'' WARNA KUNING ''
Melambangkan kepandaian/ilmu.
'' WARNA HITAM ''
melambangkan Kekuatan Fisik
"WARNA PUTIH"
Melambangkan kesucian dan keluhuran Budi.
Besar
bedge/lambang
Lebar :10,5 cm
Panjang/tinggi : 11,5 cm
Huruf Q di tengah
Bedge dengan diameter 7 cm
Penggunaan bedge (gambar ini) hanya khusus
pada pakaian seragam dan bendera.
---ooo000ooo---
Subscribe to:
Posts (Atom)

